Harga batu bara mencatatkan rekor baru, kemarin. Pada perdagangan Senin (5/9/2022), harga batu kontrak Oktober di pasar ICE Newcastle ditutup di US$ 463,75 per ton. Harganya terbang 5,18% dibandingkan perdagangan terakhir pada pekan lalu

Harga pada penutupan kemarin menjadi yang tertinggi dalam sejarah. Harga tersebut sekaligus melewati rekor sebelumnya, yakni US$ 446 per ton yang tercatat pada 2 Maret 2022 atau hanya beberapa hari setelah perang Rusia-Ukraina meletus.

(sumber: cnbnindonesia.com)

Terdapat penyebab melonjaknya harga batubara duni, antara lain:

  1. India sebagai salah satu negara pengimpor batubara terbesar di dunia mengalami kenaikan kebutuhan listrik pada tahun ini. Kondisi ini diperparah oleh turunnya produksi batubara dalam negeri, akibat musim hujan yang di atas normal
  2. Terganggunya ketersedian energi untuk pembangkit listrik dan pemanas di Eropa. Terutama, ketidakpastian suplai gas dari Rusia. Sekali lagi, krisis Rusia dan Ukraina menyadarkan kita terhadap dampaknya pada banyak sector
  3. Sejumlah tambang batubara di Australia direncanakan untuk ditutup dalam beberapa tahun ke depan.
  4. Produksi batubara dari Rusia mengalami penurunan akibat perang dengan Ukraina.
  5. Terjadinya penggantian Presiden Kolombia, yang berjanji untuk tidak memperpanjang kontrak-kontrak penambangan batubara, dalam janji kampanyenya.

(sumber: rakyat merdeka)

Harga Acuan Dalam Negeri

Harga Luar Negeri (Indeks New Castle)